• SMAN 15 TANJUNG JABUNG BARAT
  • KAMPUS HIJAU BERKILAU

BILANGAN WATT PADA RESISTOR (MEMBACA KODE ANGKA PADA RESISTOR)

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 21/09/2023

Seringkali ada keterangan satuan daya Watt pada resistor di samping nilai resistansinya dalam Ohm.
Apakah maksudnya dan untuk apa?
Berikut sekilas penjelasannya.

Bilangan Watt (W) pada resistor dimaksudkan untuk memberikan keterangan tentang rating dayanya.
Ketika sebuah resistor dipasang di dalam sirkit tertentu, padanya akan terbit tegangan dan arus yang mengalir. Tegangan dan arus yang mengalir di dalam resistor ini membentuk daya, dan inilah yang disebut disipasi daya.
Rating daya (power-rating atau wattage, disingkat dengan huruf p, satuannya Watt) harus sesuai dengan disipasi daya yang terjadi di dalam resistor.
Material penyusun resistor pun diperhitungkan sedemikian rupa untuk mencapai rating daya tertentu pada setiap resistor yang dibuat.

Dalam sirkit tegangan DC, rating daya itu dituliskan :

p = V x I

p = rating daya, V = tegangan dalam Volt dan I = arus dalam Ampere.

Ketentuan rating daya pada resistor diperlukan karena adanya disipasi daya pada sirkit kerjanya yang dapat menimbulkan panas, karena bilangan daya memang tidak pernah terlepas dari jumlah energi. Sebagaimana telah diketahui bahwa daya listrik adalah energi Joule (J) dalam satu detik. Jika dituliskan :

V x I = J/second.

Karena itu pada komponen seperti resistor akan terjangkit panas karena hubungannya dengan energi yang terbeban kepadanya itu. Semakin besar disipasi daya, maka akan semakin besar pula bilangan Joule-nya. Jika resistor terpasang mempunyai rating daya maksimal yang kecil, maka padanya akan timbul panas yang tinggi dan berlebihan, maka dalam hitungan waktu (detik) tertentu ia akan segera rusak terbakar.

Contoh, sebuah resistor 10Ω terpasang pada suatu sirkit DC di mana padanya kemudian terdapat tegangan sebesar 20V.
Berapakah seharusnya rating dayanya?
Untuk mengetahui daya, perlu diketahui terlebih dahulu arus yang mengalir.

I = V / R
I = 20 / 10 = 2A.

Maka rating dayanya adalah :

p = V x I
p = 20 x 2 = 40W.

Rating daya resistor 10Ω dalam contoh di atas itu adalah 40W. Jika resistor yang terpasang adalah 10Ω/5W maka resistor itu akan langsung rusak terbakar.
Agar aman, dipasanglah resistor yang memiliki rating daya sedikit lebih besar, misalnya 10Ω/45W. Pemasangan resistor dengan rating daya lebih besar dapat mengurangi resiko timbulnya panas berlebihan (overheat). Panas pada resistor, biar bagaimanapun, merupakan bagian dari energi yang telah terkonsumsi juga, namun di sini terpaksa harus dibuang karena ia tidak diperlukan.

Semakin banyak panas, semakin banyak pula energi terkonsumsi yang harus dibuang. Jadi, sebenarnya semakin banyak pula pemborosan. Tetapi harga ekonomis komponen seringkali menjadi pertimbangan lain untuk tetap membiarkan panas terjadi sejauh tidak mempengaruhi kinerja rangkaian secara keseluruhan.

Hanya pada sirkit-sirkit kritis tertentu timbulnya banyak panas sangat dijaga karena dapat mempengaruhi kinerja rangkaian. Ini karena nilai resistansi resistor-resistor karbon dapat berubah oleh perubahan suhu (meskipun sedikit) sehingga bisa berefek bergesernya setelan kerja rangkaian yang bersangkutan jika rangkaian tersebut adalah rangkaian kritis.


Kemudian resistor ini, tentunya yang ada kode angkanya bukan gelang warna. Resistor yang putih tersebut sering disebut juga resistor balok atau resistor daya, disana ada tulisan 5WR5J apa artinya?
 
5W : 5Watt, artinya resistor tersebut memiliki daya sebesar 5watt
R5 : 0,5Ω, artinya resistor tersebut memiliki resistansi sebesar 0,5 Ohm
J : J toleransi 5% 
 
Lain misalkan ada 5W5RJ : dia atau resistor ini memiliki kemampuan 5 Watt, dan 5 Ω, dan 5% toleransinya. misal lagi 10W22RK: maka nilai resitor ini yakni 10Watt daya, 22Ω resistansi dan 10% toleransinya. masih bingung ya? kode huruf J sama K itu? 
 
.W..RK ini huruf ke1 adalah R dan huruf ke2 adalah K, ..W..KJ ini huruf ke1 adalah K da hurufke2 adalah J. Rinciannya begini :
 
 

Huruf ke1 pada resistor menyatakan nilai resistor, maka jika huruf ke1 adalah :

  • R artinya x 1(kali satu) ohm
  • K artinya x 103(kali 1000) ohm
  • M artinya x 106(kali 1000000) ohm

Huruf ke2 menyatakan toleransi, maka jika huruf ke2 adalah :

  • J artinya toleransi ± 5 %
  • K artinya toleransi ± 10 %
  • M artinya toleransi ± 20 %
Nah begitu kurang lebihnya, cara Membaca Kode Angka dan Huruf Pada Resistor, moga bisa memberikan manfaat.
 
SMA Negeri 15 Tanjung Jabung Barat: Tergerak, Bergerak, Menggerakkan.
Together Everyone Achieves More. Yes!
 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KEPMENDIKDASMEN 271/O/2025: PANDUAN LENGKAP PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERBARU

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 22/12/2025 Pendahuluan: Era Baru Pengelolaan Kinerja di Dunia Pendidikan Pemerintah telah menetapkan regulasi baru melalui Keputusan Menteri P

22/12/2025 22:45 - Oleh Administrator - Dilihat 1065 kali
Mengapa Pembelajaran Mendalam Penting? Menghubungkan Deep Learning, Deep Thinking, dan Deep Work

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 15/11/2025 Di era perubahan yang berlangsung begitu cepat, pembelajaran tidak cukup berhenti pada tingkat hafalan atau sekadar mengenal informa

15/11/2025 22:02 - Oleh Administrator - Dilihat 810 kali
SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Laksanakan Pembelajaran Mandiri Selama Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 31/10/2025 Menindaklanjuti surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Nomor R-400.3/S-906/DISDIK/X/2025 tertanggal 30 Oktober 2025, SMAN 15 Tan

31/10/2025 04:17 - Oleh Administrator - Dilihat 897 kali
Debat dan Kampanye Pemilihan Ketua/Wakil Ketua OSIS dan MPK SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Masa Bakti 2025/2026

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 30/09/2025 Suasana demokrasi terasa hangat di lingkungan SMA Negeri 15 Tanjung Jabung Barat. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan Deba

30/09/2025 16:00 - Oleh Administrator - Dilihat 753 kali
PENYELARASAN VISI, MISI, DAN TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PEMBELAJARAN MENDALAM

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 21/08/2025 Materi ini merupakan bagian dari pelatihan asinkronus selama 3 jam pelajaran (@45 menit) yang bertujuan memberikan pemahaman tentang

21/08/2025 15:41 - Oleh Administrator - Dilihat 10284 kali