• SMAN 15 TANJUNG JABUNG BARAT
  • KAMPUS HIJAU BERKILAU

Observasi Sebagai teknik Penilaian Formatif

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 03/12/2023. 

Penilaian formatif merupakan bagian dari kegiatan belajar mengajar. melalui penilaian formatif pendidik memperoleh umpan balik dalam hal apa, seberapa banyak, dan seberapa baik peserta didik belajar. Pendidik selanjutnya menggunakan informasi tersebut untuk memperbaiki proses pembelajarannya sehingga lebih efektif dan efısien.(AngeIo dan Cross , 1993).

Penilaian formatif dilaksanakan dalam satu tatap muka karena dilakukan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Observasi merupakan salah satu dari sekian jenis teknik penilaian formatif yang dilaksanakan selama proses kegaitan belajar dan mengajar.

Observasi

Observasi dapat dilakukan oleh pendidik untuk mengetahui apa yang sudah dan belum dikuasai oleh peserta didik dalam hal sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik.

Menurut Bell dan Cowie (2002), pendidik dapat mengetahui apa yang telah dan/atau belum dikuasai oleh peserta didik melalui apa yang dikatakan, dilakukan, dan dihasilkan oleh peserta didik.

Terdapat beberapa bentuk instrumen Observasi yang dapat digunakan oleh para pendidik untuk mendapatkan data mengenai kemajuan peserta didik:

  1. Catatan Anekdot,
  2. Buku Catatan Anekdot,
  3. Kartu Catatan Anekdot, dan
  4. Label atau Catatan Tempel (Sticky Notes).

1 . Catatan Anekdot

Catatan anekdot merupakan catatan singkat yang ditulis selama pelajaran di saat para peserta didik sedang bekerja dalam kelompok maupun secara individual, ataupun setelah pelajaran usai. Pendidik membuat catatan mengenai kemajuan peserta didik menuju pencapaian target belajar.

Catatan yang dibuat selama observasi harus dapat menggambarkan kemajuan peserta didik secara umum dan/atau secara individual.

Catatan anekdot memiliki beberapa fıtur:

  1. Menerangkan tanggal, tempat dan waktu berlangsungnya kejadian, dan siapa observernya.
  2. Melukiskan peristiwa yang faktual dan obyektif.
  3. Pencatatan dilakukan saat proses belajar mengajar berlangsung atau setelah selesai kegiatan belajar mengajar sebagai hasil refleksi pendidik.
  4. Bersifat selektif, dipilih peristiwa yang penuh arti dan ada hubungannya dengan target pembelajaran.
  5. Diberikan solusi, tindak lanjut, atau umpan balik dari kejadian yang terjadi pada peserta didik.

Contoh Anekdot sebagai teknik Observasi

Seorang pendidik baru saja membelajarkan peserta didiknya tentang nama-nama cabang-cabang ilmu geografi. Salah satu kegiatan belajar yang dilakukan peserta didik adalah menjodohkan pengertian dengan istilah dalam ilmu geografi.

Selama mengerjakan kegiatan belajar tersebut, pendidik melakukan observasi dengan berkeliling kelas mengamati peserta didiknya. Pendidik mendapati seorang peserta didik menjodohkan nama-nama alat olahraga dengan gambarnya seperti pada gambar berikut. :

2. Buku Catatan Anekdot

Buku catatan anekdot adalah buku yang berisi lembar-lembar isian observasi yang dibagi menjadi beberapa bagian untuk masing-masing peserta didik.

Dengan buku catatan anekdot, seluruh observasi mengenai seorang peserta didik secara individual berada dalam 1 (satu) buku dan dapat memberikan gambaran mengenai pembelajaran peserta didik selama periode tertentu.

Fitur-fitur buku catatan anekdot pada dasarnya sama dengan fitur-fitur pada catatan anekdot.

3. Kartu Catatan Anekdot

Kartu catatan anekdot adalah kartu catatan berukuran 12,5 cm x 17,5 cm untuk masing-masing peserta didik yang disimpan dalam satu map. Observasi berupa Pencatatan dapat dilakukan pada saat proses kegiatan belajar berlangsung atau setelah proses kegiatan belajar mengajar usai sebagai hasil refleksi pendidik.

4. Label atau Catatan Tempel (sticky notes)

Pendidik dapat membawa sebuah papan jalan (clipboard) dengan selembar label atau setumpuk sticky notes, lalu melakukan observasi sambil berjalan mengelilingi kelas.

Sticky notes memiliki beberapa fitur:

  1. Berbentuk stiker atau label,
  2. Melukiskan peristiwa yang faktual dan obyektif,
  3. Berisi peristiwa penting dan selektif.
  4. Penulisan dapat dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung atau diakhir proses pembelajaran, dan
  5. Label-label ditempel dalam buku observasi.

Sebagaimana halnya catatan anekdot, buku cacatan anekdot dan kartu catatan anekdot, sticky notes digunakan sebagai bentuk obserasi untuk mencatat perkembangan peserta didik dalam hal sikap, pengetahuan, dan keterampilan berdasarkan data yang diperoleh dari proses pengamatan di kelas.

Demikian pembahasan tentang Observasi sebagai teknik penilaian formatif yang disadur dari Panduan Penilaian formatif yang disusun oleh Pusat penilaian pendidikan Balitbang kemdikbud 2019.

Semoga Bermanfaat.

SMA Negeri 15 Tanjung Jabung Barat: Tergerak, Bergerak, Menggerakkan.
Together Everyone Achieves More. Yes!

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Raih Empat Juara Pertama pada FLS3N Tingkat Kabupaten 2026

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 02/05/2026 Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMAN 15 Tanjung Jabung Barat. Dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasion

02/05/2026 21:00 - Oleh Administrator - Dilihat 318 kali
KEPMENDIKDASMEN 271/O/2025: PANDUAN LENGKAP PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERBARU

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 22/12/2025 Pendahuluan: Era Baru Pengelolaan Kinerja di Dunia Pendidikan Pemerintah telah menetapkan regulasi baru melalui Keputusan Menteri P

22/12/2025 22:45 - Oleh Administrator - Dilihat 1221 kali
Mengapa Pembelajaran Mendalam Penting? Menghubungkan Deep Learning, Deep Thinking, dan Deep Work

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 15/11/2025 Di era perubahan yang berlangsung begitu cepat, pembelajaran tidak cukup berhenti pada tingkat hafalan atau sekadar mengenal informa

15/11/2025 22:02 - Oleh Administrator - Dilihat 958 kali
SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Laksanakan Pembelajaran Mandiri Selama Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 31/10/2025 Menindaklanjuti surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Nomor R-400.3/S-906/DISDIK/X/2025 tertanggal 30 Oktober 2025, SMAN 15 Tan

31/10/2025 04:17 - Oleh Administrator - Dilihat 1029 kali
Debat dan Kampanye Pemilihan Ketua/Wakil Ketua OSIS dan MPK SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Masa Bakti 2025/2026

sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 30/09/2025 Suasana demokrasi terasa hangat di lingkungan SMA Negeri 15 Tanjung Jabung Barat. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan Deba

30/09/2025 16:00 - Oleh Administrator - Dilihat 851 kali