Mengenal TPACK dalam Pembelajaran Abad 21
sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 15/09/2023.
Pembelajaran abad 21 mengharuskan guru memiliki kemampuan mengajar yang selalu kreatif dan inovatif. Salah satu inovasi pembelajaran yang berkembang pesat adalah pembelajaran berbasis teknologi. Hal ini didasarkan pada perkembangan teknologi yang semakin hari semakin berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, banyak bidang berlomba-lomba untuk terus meng-upgrade diri agar tidak tertinggal, salah satunya bidang pendidikan.
Pembelajaran yang memadukan kemampuan pedagogik dan teknologi menjadi alternatif yang bisa mengembangkan dunia pendidikan menjadi lebih baik. Inovasi ini yang kemudian dikenal dengan TPACK (Technological Pedagogic Content Knowledge). Lalu, apa itu TPACK? Bagaimana pengaruhnya terhadap dunia pendidikan? Yuk, simak ulasannya sampai selesai.
Pengertian TPACK
Pendekatan TPACK merupakan pendekatan yang dikembangkan dari pendekatan Pedagogy Content Knowledge (PCK) yang pertama kali dikenalkan oleh Shulman pada tahun 1986. Sesuai dengan namanya, TPACK merupakan pendekatan pembelajaran dengan mengintegrasikan perkembangan teknologi dan pedagogik untuk mengembangkan konten-konten dalam dunia pendidikan.
Hal ini dilakukan dengan harapan mampu memberikan angin segar sekaligus arahan baru kepada pendidik terkait penggunaan teknologi untuk menunjang proses pembelajaran. Tentunya penggunaan teknologi ini diharapkan mampu menjadikan pembelajaran berjalan dengan lebih efektif dan efisien.
Unsur TPACK
Menurut Koehlar dan Mishra, terdapat 7 unsur TPACK yang kemudian disebut dengan 7 domain pengetahuan, antara lain:
1. Pedagogical Knowledge (PK) atau Pengetahuan Pedagogik
Unsur ini berisi pengetahuan yang harus dikuasai guru dalam pembelajaran, seperti metode mengajar, pengelolaan kelas, perencanaan pembelajaran, penilaian kegiatan siswa, dan sebagainya
2. Content Knowledge (CK)
CK berkaitan dengan substansi materi yang harus dikuasai guru dalam pembelajaran. Penguasaan materi seorang pendidik akan berpengaruh terhadap pemahaman siswa pada materi yang diajarkan.
3. Technology Knowledge (TK)
Unsur ini menjelaskan terkait pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Teknologi yang ternyata bisa dimanfaatkan dalam proses komunikasi, pengolahan data siswa, kegiatan belajar, hingga alat untuk menunjang produktivitas guru.
4. Pedagogical Content Knowledge (PCK)
PCK fokus pada proses pembelajaran yang nantinya akan dipilih guru pada materi yang sedang diajarkan. Unsur PCK ini memuat tentang pemilihan metode mengajar, rencana pembelajaran, hingga fasilitas pendukung pembelajaran.
5. Technological Content Knowledge (TCK)
Unsur ini merupakan pengetahuan tentang pengaruh teknologi pada suatu disiplin ilmu pengetahuan tertentu. Artinya, bagaimana dan sebesar apa pengaruh teknologi pada perkembangan suatu disiplin ilmu pengetahuan.
6. Technological Pedagogical Knowledge (TPK)
Unsur ini memuat hubungan antara teknologi dan proses pembelajaran. Melalui TPK ini guru bisa memahami kelebihan serta kekurangan teknologi dalam pembelajaran untuk setelahnya dijadikan bahan evaluasi.
7. Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)
Unsur yang terakhir adalah TPACK itu sendiri, yang merupakan integrasi antara ketiga komponen, yaitu teknologi, pedagogik, dan konten pembelajaran. Di era serba digital seperti saat ini, guru memang dituntut untuk cakap dalam mengintegrasikan ketiganya. Hal ini agar tidak ada istilah guru yang ketinggalan zaman. Terlebih, sudah banyak beredar platform penunjang pembelajaran yang bisa digunakan secara online (e-learning).
TPACK pada RPP
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) ialah sarana pembelajaran yang wajib dikuasai oleh Bapak/Ibu sebagai guru. Isi dari RPP bergantung pada tingkat penguasaan guru di ranah pedagogik, ilmu pengetahuan, serta teknologi.
Setiap guru harus bisa mengedepankan model pembelajaran yang sejalan dengan kondisi peserta didiknya. Untuk sekarang ini, peserta didik dekat dengan teknologi.
Itulah mengapa semakin baik penguasaan guru terhadap TPACK, semakin baik pula kualitas RPP yang dihasilkan. Dengan demikian, tujuan pembelajaran bisa tercapai.
Contoh TPACK dalam Pembelajaran
Salah satu pembelajaran yang bisa memanfaatkan TPACK adalah Biologi materi “Sistem Pencernaan”. Adapun contoh TPACK dalam Biologi “Sistem Pencernaan” adalah sebagai berikut.
- Aspek PK: guru menggunakan metode presentasi di kelas dan peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok.
- Aspek CK: guru memberikan penugasan pada setiap kelompok untuk mengidentifikasi organ-organ pencernaan beserta fungsinya dan menampilkannya dalam bentuk Adobe Flash.
- Aspek TK: peserta didik diminta untuk presentasi melalui laptop yang terhubung dengan layar proyektor.
Kelebihan dan Kekurangan TPACK
Adapun kelebihan TPACK dalam pembelajaran adalah sebagai berikut.
- Meningkatkan pemahaman siswa melalui keterlibatan teknologi.
- Meningkatkan keterampilan guru dalam mengolaborasikan teknologi dalam pembelajaran.
- Peserta didik mendapatkan tantangan baru dalam proses belajarnya.
- Konten pembelajaran yang rumit bisa disederhanakan dengan bantuan teknologi.
- Bisa membantu guru dalam mencapai tujuan pengembangan kompetensi.
Sementara itu, kekurangan TPACK adalah sebagai berikut.
- Membutuhkan infrastruktur tambahan, berupa penyediaan perangkat teknologi.
- Jika guru tidak bisa mengawasi peserta didiknya dengan cermat, teknologi rentan disalahgunakan.
- Bagi peserta didik yang masih gagap teknologi, bisa tertinggal dengan temannya yang mahir teknologi.
- Akses internet yang belum merata bisa meningkatkan kesenjangan kualitas pendidikan.
- Jika guru belum begitu mahir menggunakan teknologi, maka waktu guru tersebut bisa tersita hanya untuk fokus pada pemahaman teknologinya.
Langkah Pembelajaran dengan Pendekatan TPACK
Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan TPACK antara lain:
- Pertama, guru terlebih dulu menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa dilanjut dengan memberi motivasi sebelum pembelajaran dimulai.
- Guru menyampaikan poin-poin materi yang akan disampaikan kepada siswa melalui bantuan teknologi, seperti melalui slide power point.
- Saat ini sedang diupayakan pembelajaran berbasis student center sehingga diharap siswa lebih aktif selama proses pembelajaran. Hal ini bisa wujudkan dengan membentuk kelompok-kelompok kecil ataupun besar yang sebelumnya bisa dikomunikasikan terlebih dahulu melalui grup whatsapp. Ini bertujuan untuk memudahkan pengelolaan kelompok sehingga tidak ada waktu belajar yang terbuang.
- Guru memulai kegiatan pembelajaran dan mempersilahkan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses tersebut.
- Setelah pembelajaran selesai, maka selanjutnya guru melakukan evaluasi pembelajaran. Apakah ada hal-hal yang perlu diperbaiki, ditingkatkan, atau dihilangkan.
- Untuk membakar semangat belajar, guru bisa memberikan penghargaan yang kepada siswa yang telah mengikuti pembelajaran dengan baik.
Nah itulah tadi, sedikit ulasan terkait TPACK. Semoga informasi di atas bisa membantu kita, selaku pengajar, untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
SMA Negeri 15 Tanjung Jabung Barat: Tergerak, Bergerak, Menggerakkan.
Together Everyone Achieves More. Yes!

Komentar
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KEPMENDIKDASMEN 271/O/2025: PANDUAN LENGKAP PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERBARU
sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 22/12/2025 Pendahuluan: Era Baru Pengelolaan Kinerja di Dunia Pendidikan Pemerintah telah menetapkan regulasi baru melalui Keputusan Menteri P
Mengapa Pembelajaran Mendalam Penting? Menghubungkan Deep Learning, Deep Thinking, dan Deep Work
sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 15/11/2025 Di era perubahan yang berlangsung begitu cepat, pembelajaran tidak cukup berhenti pada tingkat hafalan atau sekadar mengenal informa
SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Laksanakan Pembelajaran Mandiri Selama Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025
sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 31/10/2025 Menindaklanjuti surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Nomor R-400.3/S-906/DISDIK/X/2025 tertanggal 30 Oktober 2025, SMAN 15 Tan
Debat dan Kampanye Pemilihan Ketua/Wakil Ketua OSIS dan MPK SMAN 15 Tanjung Jabung Barat Masa Bakti 2025/2026
sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 30/09/2025 Suasana demokrasi terasa hangat di lingkungan SMA Negeri 15 Tanjung Jabung Barat. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan Deba
PENYELARASAN VISI, MISI, DAN TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN DENGAN PEMBELAJARAN MENDALAM
sman15tanjabbarat.sch.id, TEBING TINGGI, 21/08/2025 Materi ini merupakan bagian dari pelatihan asinkronus selama 3 jam pelajaran (@45 menit) yang bertujuan memberikan pemahaman tentang



alhamdulillah terimakasih pak Mohsin.. tulisannya sangat membantu ..